بَشِيرًا وَنَذِيرًا فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ

pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan; tetapi kebanyakan mereka berpaling, sehingga mereka tidak mendengarkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. بَشِيرًا وَنَذِيرًاbashiiran wa-nadziiranpembawa kabar gembira dan pemberi peringatan
  2. فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَfa-a'rada aktsaruhum fa-hum laa yasma'uunatetapi kebanyakan mereka berpaling, sehingga mereka tidak mendengarkan
Aplikasi

Fungsi ganda 'pembawa berita gembira dan peringatan' namun 'kebanyakan mereka berpaling. tidak mendengarkan', kelengkapan pesan (harapan dan peringatan) tidak menjamin penerimaan jika pendengarnya sudah menutup diri lebih dulu.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.