وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

Dan tidak dianugerahkan hal itu kecuali kepada orang-orang yang sabar, dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang yang mempunyai keberuntungan yang agung.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُواwa-maa yulaqqaahaa illaa lladziina sabaruudan tidak dianugerahkan hal itu kecuali kepada orang-orang yang sabar
  2. وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍwa-maa yulaqqaahaa illaa dzuu hazhzhin azhiimindan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang yang mempunyai keberuntungan yang agung
Aplikasi

Pengakuan jujur bahwa kualitas ini 'tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar', kesabaran diakui sebagai prasyarat langka dan berharga, bukan sifat yang mudah dicapai begitu saja.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.