وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَقَالُوا لَوْلَا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ ۖ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ ۗ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى ۚ أُولَٰئِكَ يُنَادَوْنَ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ

Dan seandainya Kami menjadikannya bacaan dalam bahasa asing, niscaya mereka akan berkata, “Mengapa tidak diperinci ayat-ayatnya? Apakah asing, padahal orang Arab?” Katakanlah, “Ia bagi orang-orang yang beriman adalah petunjuk dan penyembuh; dan orang-orang yang tidak beriman, dalam telinga mereka ada sumbat, dan ia atas mereka adalah kebutaan. Mereka itu dipanggil dari tempat yang jauh.”

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّاwa-law ja'alnaahu qur'aanan a'jamiyyandan seandainya Kami menjadikannya bacaan dalam bahasa asing
  2. لَقَالُوا لَوْلَا فُصِّلَتْ آيَاتُهُla-qaaluu law-laa fussilat aayaatuhuniscaya mereka akan berkata, mengapa tidak diperinci ayat-ayatnya
  3. أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّa-a'jamiyyun wa-arabiyyunapakah asing, padahal orang Arab
  4. قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌqul huwa lilladziina aamanuu hudan wa-shifaa'unkatakanlah, ia bagi orang-orang yang beriman adalah petunjuk dan penyembuh
  5. وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًىwa-lladziina laa yu'minuuna fii aadzaanihim waqrun wa-huwa alayhim amandan orang-orang yang tidak beriman, dalam telinga mereka ada sumbat, dan ia atas mereka adalah kebutaan
  6. أُولَٰئِكَ يُنَادَوْنَ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍulaa'ika yunaadawna min makaanin ba'iidinmereka itu dipanggil dari tempat yang jauh
Aplikasi

Argumen tentang bahasa: penolakan akan selalu menemukan alasan baru ('mengapa tidak dijelaskan') terlepas dari pilihan bahasa, mengungkap bahwa masalahnya bukan aksesibilitas, melainkan kesediaan hati menerima.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.