أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا ۖ فَإِنْ يَشَإِ اللَّهُ يَخْتِمْ عَلَىٰ قَلْبِكَ ۗ وَيَمْحُ اللَّهُ الْبَاطِلَ وَيُحِقُّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Ataukah mereka berkata, “Ia telah mengada-adakan kebohongan atas nama Allah”? Maka, jika Allah menghendaki, niscaya Dia mengunci hatimu. Dan Allah menghapus yang batil dan menegakkan yang benar dengan firman-firman-Nya. Sesungguhnya Dia berilmu akan segala isi dada.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًاam yaquuluuna ftaraa alaa llaahi kadzibanataukah mereka berkata, ia telah mengada-adakan kebohongan atas nama Allah
- فَإِنْ يَشَإِ اللَّهُ يَخْتِمْ عَلَىٰ قَلْبِكَfa-in yasha'i llaahu yakhtim alaa qalbikamaka, jika Allah menghendaki, niscaya Dia mengunci hatimu
- وَيَمْحُ اللَّهُ الْبَاطِلَ وَيُحِقُّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِwa-yamhu llaahu l-baatila wa-yuhiqqu l-haqqa bi-kalimaatihidan Allah menghapus yang batil dan menegakkan yang benar dengan firman-firman-Nya
- إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinnahu aliimun bi-dzaati s-suduurisesungguhnya Dia berilmu akan segala isi dada
Aplikasi
Tuduhan 'mengada-adakan kebohongan tentang Allah' dijawab tantangan hipotetis 'jika Allah menghendaki, niscaya Dia akan mengunci hatimu', argumen bahwa jika tuduhan itu benar, Allah sendiri yang akan menghentikannya, bukan dibiarkan berlanjut tanpa koreksi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. and God eliminates vanity and establishes truth3 by His words; allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').