وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Dan balasan suatu keburukan adalah keburukan yang setimpal. Maka, siapa yang memaafkan dan memperbaiki, pahalanya atas tanggungan Allah. Sesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang zalim.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَاwa-jazaa'u sayyi'atin sayyi'atun mitsluhaadan balasan suatu keburukan adalah keburukan yang setimpal
  2. فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِfa-man afaa wa-aslaha fa-ajruhu alaa llaahimaka, siapa yang memaafkan dan memperbaiki, pahalanya atas tanggungan Allah
  3. إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَinnahu laa yuhibbu zh-zhaalimiinasesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang zalim
Aplikasi

Prinsip keseimbangan: 'balasan suatu keburukan adalah keburukan yang setimpal' namun 'siapa yang memaafkan dan berbuat baik, pahalanya dari Allah', keadilan proporsional sebagai baseline, dengan pemaafan sebagai pilihan bernilai lebih tinggi meski tidak diwajibkan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… Akan tetapi, siapa yang memaafkan dan berbuat baik (kepada…”. -f-w: 31/31 selaras; afuwwun ghafuur = komplementer hapus+tutup, bukan pengulangan. Corpus ayat ini: «EafaA, tanpa-al».