اسْتَجِيبُوا لِرَبِّكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا مَرَدَّ لَهُ مِنَ اللَّهِ ۚ مَا لَكُمْ مِنْ مَلْجَإٍ يَوْمَئِذٍ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَكِيرٍ
Penuhilah seruan Tuhan kalian sebelum datang suatu hari dari Allah yang tidak dapat ditolak; tidak ada bagi kalian tempat berlindung pada hari itu, dan tidak ada bagi kalian pengingkaran.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- اسْتَجِيبُوا لِرَبِّكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا مَرَدَّ لَهُ مِنَ اللَّهِistajiibuu li-rabbikum min qabli an ya'tiya yawmun laa maradda lahu mina llaahipenuhilah seruan Tuhan kalian sebelum datang suatu hari dari Allah yang tidak dapat ditolak
- مَا لَكُمْ مِنْ مَلْجَإٍ يَوْمَئِذٍ وَمَا لَكُمْ مِنْ نَكِيرٍmaa lakum min malja'in yawma'idzin wa-maa lakum min nakiirintidak ada bagi kalian tempat berlindung pada hari itu, dan tidak ada bagi kalian pengingkaran
Aplikasi
Seruan mendesak: 'penuhilah seruan Tuhan kalian sebelum datang suatu hari. yang tidak dapat ditolak', jendela kesempatan yang terbatas waktu, mendorong tindakan segera bukan penundaan tanpa batas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-w-b, r-b-b, q-b-l, a-t-y, y-w-m, r-d-d, a-l-h, l-j-a, n-k-r): istajiibuu li-rabbikum diterjemahkan 'penuhilah seruan Tuhan kalian' (akar j-w-b); laa maradd lahu diterjemahkan 'tak dapat ditolak' (akar r-d-d); malja' diterjemahkan 'tempat berlindung' (akar l-j-'); nakiir diterjemahkan 'pengingkaran' (akar n-k-r). gloss '(Kiamat)/(dosa-dosamu)' dibuang.