لِتَسْتَوُوا عَلَىٰ ظُهُورِهِ ثُمَّ تَذْكُرُوا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ

agar kalian duduk tegak di atas punggungnya, kemudian kalian mengingat nikmat Tuhan kalian apabila kalian telah duduk tegak di atasnya, dan kalian berkata, “Mahasuci Dia yang menundukkan ini bagi kami, padahal kami tidak mampu menguasainya,

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. لِتَسْتَوُوا عَلَىٰ ظُهُورِهِli-tastawuu alaa zhuhuurihiagar kalian duduk tegak di atas punggungnya
  2. ثُمَّ تَذْكُرُوا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِtsumma tadzkuruu ni'mata rabbikum idzaa stawaytum alayhikemudian kalian mengingat nikmat Tuhan kalian apabila kalian telah duduk tegak di atasnya
  3. وَتَقُولُوا سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَwa-taquuluu subhaana lladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa-maa kunnaa lahu muqriniinadan kalian berkata, Mahasuci Dia yang menundukkan ini bagi kami, padahal kami tidak mampu menguasainya
Aplikasi

Doa yang diajarkan saat menaiki kendaraan: 'Mahasuci Dia yang menundukkan ini bagi kami, padahal kami tidak mampu menguasainya', kesadaran spiritual yang disisipkan dalam aktivitas paling praktis sekalipun, bukan dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-w-y, zh-h-r, dz-k-r, n-'-m, r-b-b, q-w-l, s-b-h, s-kh-r, k-w-n, q-r-n): tastawuu alaa zhuhuurihi diterjemahkan 'duduk tegak di atas punggungnya' (akar s-w-y + akar zh-h-r); tadhkuruu ni'mah diterjemahkan 'mengingat nikmat' (akar dz-k-r + akar n-'-m); subhaana alladhii sakhkhara diterjemahkan 'Maha Suci Dia yang menundukkan' (akar s-b-h + akar s-kh-r); muqriniin diterjemahkan 'yang menguasai (menyanggupi)' (akar q-r-n). Selaras.