وَقَالُوا لَوْ شَاءَ الرَّحْمَٰنُ مَا عَبَدْنَاهُمْ ۗ مَا لَهُمْ بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ
Dan mereka berkata, “Sekiranya Ar-Rahman menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka.” Mereka tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang itu. Mereka hanyalah menduga-duga.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَقَالُوا لَوْ شَاءَ الرَّحْمَٰنُ مَا عَبَدْنَاهُمْwa-qaaluu law shaa'a r-rahmaanu maa abadnaahumdan mereka berkata, sekiranya Ar-Rahman menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka
- مَا لَهُمْ بِذَٰلِكَ مِنْ عِلْمٍmaa lahum bidzaalika min ilminmereka tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang itu
- إِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَin hum illaa yakhrusuunamereka hanyalah menduga-duga
Aplikasi
Dalih determinisme kosong 'sekiranya Ar-Rahman menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka' dibantah tegas: 'mereka tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun. hanyalah menduga-duga', argumen yang menyalahgunakan konsep kehendak Tuhan untuk membenarkan pilihan sendiri tanpa dasar pengetahuan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(Allah) Yang Maha Pengasih” diterjemahkan “Ar-Rahmaan”. they are only guessing.2' Corpus ayat ini: «r~aHomanu, TAKRIF».