فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِآيَاتِنَا إِذَا هُمْ مِنْهَا يَضْحَكُونَ
Maka, ketika ia datang kepada mereka dengan tanda-tanda Kami, seketika itu, mereka menertawakannya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِآيَاتِنَاfa-lammaa jaa'ahum bi-aayaatinaamaka, ketika ia datang kepada mereka dengan tanda-tanda Kami
- إِذَا هُمْ مِنْهَا يَضْحَكُونَidzaa hum minhaa yadhakuunaseketika itu, mereka menertawakannya
Aplikasi
Respons awal 'mentertawakannya', reaksi meremehkan yang mengabaikan substansi pesan demi mempertahankan kenyamanan status quo.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian;). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.