أَمْ يَحْسَبُونَ أَنَّا لَا نَسْمَعُ سِرَّهُمْ وَنَجْوَاهُمْ ۚ بَلَىٰ وَرُسُلُنَا لَدَيْهِمْ يَكْتُبُونَ
Ataukah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan mereka? Sebenarnya, dan utusan-utusan Kami di sisi mereka mencatat.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَمْ يَحْسَبُونَ أَنَّا لَا نَسْمَعُ سِرَّهُمْ وَنَجْوَاهُمْam yahsabuuna annaa laa nasma'u sirrahum wa-najwaahumataukah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan mereka
- بَلَىٰbalaasebenarnya
- وَرُسُلُنَا لَدَيْهِمْ يَكْتُبُونَwa-rusulunaa ladayhim yaktubuunadan utusan-utusan Kami di sisi mereka mencatat
Aplikasi
Pengingat pengawasan menyeluruh 'Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan mereka?. utusan-utusan Kami mencatat', bahkan percakapan paling rahasia tetap berada dalam cakupan kesadaran yang lebih luas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.