وَاذْكُرْ أَخَا عَادٍ إِذْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ بِالْأَحْقَافِ وَقَدْ خَلَتِ النُّذُرُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
Ingatlah saudara 'Ad ketika ia mengingatkan kaumnya di Ahqaf. Sungguh, telah berlalu para pemberi peringatan sebelum dan setelahnya. “Janganlah kalian menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir kalian ditimpa azab pada hari yang agung.”
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- وَاذْكُرْ أَخَا عَادٍwa-dzkur akhaa aadiningatlah saudara 'Ad
- إِذْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ بِالْأَحْقَافِidz andzara qawmahu bi-l-ahqaafiketika ia mengingatkan kaumnya di Ahqaf
- وَقَدْ خَلَتِ النُّذُرُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِwa-qad khalati n-nudzuru min bayni yadayhi wa-min khalfihisungguh, telah berlalu para pemberi peringatan sebelum dan setelahnya
- أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَallaa ta'buduu illaa llaahajanganlah kalian menyembah selain Allah
- إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍinnii akhaafu alaykum adzaaba yawmin azhiiminsesungguhnya aku khawatir kalian ditimpa azab pada hari yang agung
Aplikasi
Misi Hud kepada kaum 'Ad: 'janganlah kalian menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir nanti kalian ditimpa azab', kepedulian tulus yang diungkapkan sebagai kekhawatiran, bukan ancaman kosong tanpa perasaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. ' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.