إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ مَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ

Sesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalang-halangi dari jalan Allah, kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, Allah tidak akan mengampuni mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِinna lladziina kafaruu wa-sadduu an sabiili llaahisesungguhnya orang-orang yang kufur dan menghalang-halangi dari jalan Allah
  2. ثُمَّ مَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْtsumma maatuu wa-hum kuffaarun fa-lan yaghfira llaahu lahumkemudian mereka mati dalam keadaan kafir, Allah tidak akan mengampuni mereka
Aplikasi

Batas pengampunan 'kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, Allah tidak akan mengampuni mereka', kesempatan bertobat memiliki batas waktu yang jelas, berakhir pada momen kematian.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan). g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Corpus ayat ini: «yagofira, tanpa-al». ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').