وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا ۖ فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
Jika ada dua golongan orang-orang mukmin bertikai, damaikanlah keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat aniaya terhadap yang lain, perangilah yang berbuat aniaya sehingga ia kembali kepada perintah Allah. Jika ia telah kembali, damaikanlah keduanya dengan adil, dan bersikaplah adil! Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bersikap adil.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَاwa-in taa'ifataani mina l-mu'miniina qtataluu fa-aslihuu baynahumaajika ada dua golongan orang-orang mukmin bertikai, damaikanlah keduanya
- فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِfa-in baghat ihdaahumaa alaa l-ukhraa fa-qaatiluu llatii tabghii hattaa tafii'a ilaa amri llaahijika salah satu dari keduanya berbuat aniaya terhadap yang lain, perangilah yang berbuat aniaya sehingga ia kembali kepada perintah Allah
- فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُواfa-in faa'at fa-aslihuu baynahumaa bi-l-adli wa-aqsituujika ia telah kembali, damaikanlah keduanya dengan adil, dan bersikaplah adil
- إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَinna llaaha yuhibbu l-muqsitiinasesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bersikap adil
Aplikasi
Prosedur rekonsiliasi konflik: 'jika ada dua golongan orang-orang mukmin bertikai, damaikanlah keduanya. perangilah golongan yang berbuat aniaya sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah'. Konkretnya: mekanisme jelas menangani konflik internal komunitas, mediasi dulu, tekanan tegas jika salah satu pihak zalim, lalu rekonsiliasi adil setelah kembali ke jalur yang benar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).