إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Sesungguhnya orang-orang mukmin bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudara kalian, dan bertakwalah kepada Allah agar kalian dirahmati.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌinnamaa l-mu'minuuna ikhwatunsesungguhnya orang-orang mukmin bersaudara
- فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْfa-aslihuu bayna akhawaykumkarena itu, damaikanlah kedua saudara kalian
- وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَwa-ttaquu llaaha la'allakum turhamuunadan bertakwalah kepada Allah agar kalian dirahmati
Aplikasi
Prinsip persaudaraan 'orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudara kalian', kerangka kekeluargaan sebagai dasar motivasi menyelesaikan perselisihan, bukan sekadar kewajiban formal.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “saudaramu” diterjemahkan “saudara kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. Corpus ayat ini: «turoHamu, tanpa-al». verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).