الَّذِي جَعَلَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَأَلْقِيَاهُ فِي الْعَذَابِ الشَّدِيدِ
yang menjadikan tuhan lain bersama Allah; maka, lemparkanlah dia ke dalam azab yang keras.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الَّذِي جَعَلَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَalladzii ja'ala ma'a llaahi ilaahan aakharayang menjadikan tuhan lain bersama Allah
- فَأَلْقِيَاهُ فِي الْعَذَابِ الشَّدِيدِfa-alqiyaahu fii l-adzaabi sh-shadiidimaka, lemparkanlah dia ke dalam azab yang keras
Aplikasi
Puncak pelanggaran 'menjadikan tuhan lain bersama Allah', syirik diposisikan sebagai puncak dari rangkaian karakter buruk yang disebutkan sebelumnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-'-l, a-l-h, a-kh-r, l-q-y, '-dz-b, sh-d-d): ja'ala ma'a llaah ilaahan aakhar diterjemahkan 'menjadikan tuhan lain bersama Allah' (ilaah, syirik = kejahatan-inti yang menyempurnakan daftar dosa 50:24-25); adhaab shadiid diterjemahkan 'azab yang keras' (akar sh-d-y-d: shadiid diterjemahkan 'keras' terkunci). Selaras.