فَعَتَوْا عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُ وَهُمْ يَنْظُرُونَ
Maka mereka bersikap angkuh terhadap perintah Tuhan mereka, lalu petir menyambar mereka, sedang mereka menyaksikan,
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- فَعَتَوْاfa-atawmaka mereka bersikap angkuh
- عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْan amri rabbihimterhadap perintah Tuhan mereka
- فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُfa-akhadzatsumu s-saa'iqatulalu petir menyambar mereka
- وَهُمْ يَنْظُرُونَwa-hum yanzhuruunasedang mereka menyaksikan
Aplikasi
Momen dramatis 'petir menyambar mereka sedang mereka menyaksikan', konsekuensi yang datang dengan kesadaran penuh, bukan tanpa peringatan sama sekali.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-t-w, a-m-r, r-b-b, a-kh-dz, s-'-q, n-zh-r): ataw an amr rabbihim diterjemahkan 'angkuh terhadap perintah Tuhan' (akar '-t-w + akar '-m-r); saa'iqah diterjemahkan 'petir' (akar s-'-q); yanzhuruun diterjemahkan 'menyaksikan' (akar n-zh-r). gloss '(-nya)' dibuang.