Ayat 53:3
وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ
dan ia tidak berbicara dari hawa nafsu.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰwa-maa yantiqu ani l-hawaadan ia tidak berbicara dari hawa nafsu
Aplikasi
Kelanjutan pembelaan 'ia tidak berbicara dari hawa nafsu', penegasan bahwa pesan yang disampaikan murni berasal dari sumber wahyu, bukan opini pribadi yang bias.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-t-q, h-w-y): wa maa yantiqu an al-hawaa diterjemahkan 'ia tidak berbicara dari hawa nafsu' (akar n-t-q + akar h-w-y, Nabi TIDAK berbicara atas dorongan hawaa; kontras bayyinah-vs-hawaa 47:14; ucapannya bukan opini-pribadi melainkan wahyu). Selaras.
Ayat 53:4
إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ
Ia tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰin huwa illaa wahyun yuuhaaia tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan
Aplikasi
Penegasan sumber 'ia tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan', kejelasan asal-usul pesan yang menutup tuduhan bahwa itu karangan pribadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-h-y): in huwa illaa wahy yuuhaa diterjemahkan 'ia tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan' (akar w-h-y, Qur'an = wahyu murni, bukan karangan Nabi; menutup tuduhan taqawwalahu 52:33 & inti otoritas-teks yang jadi landasan metode terjemahan ini). Selaras.