اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطَانُ فَأَنْسَاهُمْ ذِكْرَ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ حِزْبُ الشَّيْطَانِ ۚ أَلَا إِنَّ حِزْبَ الشَّيْطَانِ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan setan; ketahuilah, sesungguhnya golongan setan itulah orang-orang yang rugi.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. اسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطَانُistahwadza alayhimu sh-shaytaanusetan telah menguasai mereka
  2. فَأَنْسَاهُمْ ذِكْرَ اللَّهِfa-ansaahum dzikra llaahilalu, menjadikan mereka lupa mengingat Allah
  3. أُولَٰئِكَ حِزْبُ الشَّيْطَانِulaa'ika hizbu sh-shaytaanimereka itulah golongan setan
  4. أَلَا إِنَّ حِزْبَ الشَّيْطَانِ هُمُ الْخَاسِرُونَalaa inna hizba sh-shaytaani humu l-khaasiruunaketahuilah, sesungguhnya golongan setan itulah orang-orang yang rugi
Aplikasi

Diagnosis akar masalah spiritual: 'setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah', identifikasi bahwa kelalaian spiritual bukan kondisi netral melainkan hasil dari pengaruh aktif yang perlu diwaspadai dan dilawan secara sadar.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-w-dz, sh-t-n, n-s-y, dz-k-r, a-l-h, h-z-b, kh-s-r): istahwadha alayhimu sh-shaytaan fa-ansaahum dhikr allaah diterjemahkan 'setan menguasai mereka, menjadikan lupa mengingat Allah' (akar h-w-dz + akar n-s-y + akar dz-k-r); hizb ash-shaytaan diterjemahkan 'golongan setan' (akar h-z-b, mereka yang mengikuti setan sukarela, kontras hizb allaah 58:22); al-khaasiruun diterjemahkan 'orang rugi' (akar kh-s-r). Selaras.