بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِsabbaha lillaahi maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardiapa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah
- وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُwa-huwa l-aziizu l-hakiimudan Dialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah
Aplikasi
Pembukaan Al-Hashr dengan ketundukan universal: 'apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah', pengulangan tema pembukaan yang konsisten dengan surah 57 dan 62, menegaskan bahwa ketundukan kosmik adalah kerangka umum bagi banyak surah yang membahas peristiwa historis konkret.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan perkasa diterjemahkan 'Sang Digdaya' (takrif corpus); pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.