وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۚ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan orang-orang yang telah menempati kota dan beriman sebelum mereka, mencintai orang yang berhijrah kepada mereka, dan tidak mendapatkan keinginan di dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan, dan mengutamakan atas diri mereka sendiri meskipun mempunyai keperluan yang mendesak. Dan siapa yang dijaga dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْwa-lladziina tabawwa'uu d-daara wa-l-iimaana min qablihimdan orang-orang yang telah menempati kota dan beriman sebelum mereka
  2. يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْyuhibbuuna man haajara ilayhimmencintai orang yang berhijrah kepada mereka
  3. وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُواwa-laa yajiduuna fii suduurihim haajatan mimmaa uutuudan tidak mendapatkan keinginan di dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan
  4. وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌwa-yu'tsiruuna alaa anfusihim wa-law kaana bihim khasaasatundan mengutamakan atas diri mereka sendiri meskipun mempunyai keperluan yang mendesak
  5. وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَwa-man yuuqa shuhha nafsihi fa-ulaa'ika humu l-muflihuunadan siapa yang dijaga dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung
Aplikasi

Standar altruisme yang tinggi: 'mereka mengutamakan (Muhajirin) daripada dirinya sendiri meskipun mempunyai keperluan yang mendesak. Siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran itulah orang-orang yang beruntung', pengakuan bahwa kedermawanan sejati diuji justru ketika sumber daya sendiri terbatas, bukan hanya ketika berlebih, kekikiran diidentifikasi sebagai penghalang utama menuju keberuntungan sejati.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).