لَأَنْتُمْ أَشَدُّ رَهْبَةً فِي صُدُورِهِمْ مِنَ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَ

Sungguh, kalian lebih ditakuti dalam dada mereka daripada Allah; yang demikian itu karena mereka kaum yang tidak mengerti.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَأَنْتُمْ أَشَدُّ رَهْبَةً فِي صُدُورِهِمْ مِنَ اللَّهِla-antum ashaddu rahbatan fii suduurihim mina llaahisungguh, kalian lebih ditakuti dalam dada mereka daripada Allah
  2. ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَdzaalika bi-annahum qawmun laa yafqahuunayang demikian itu karena mereka kaum yang tidak mengerti
Aplikasi

Diagnosis ketakutan yang salah arah: 'kalian lebih ditakuti dalam dada mereka daripada Allah; yang demikian itu karena mereka kaum yang tidak mengerti', pengakuan bahwa ketakutan terhadap kekuatan yang tampak (manusia) melebihi kesadaran terhadap otoritas yang sesungguhnya lebih besar adalah tanda kurangnya pemahaman mendalam, bukan sekadar kelemahan mental biasa.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar sh-d-d, r-h-b, s-d-r, a-l-h, q-w-m, f-q-h): ashaddu rahbatan fii suduurihim min allaah diterjemahkan 'lebih ditakuti dalam dada daripada Allah' (akar sh-d-d + akar r-h-b + akar s-d-r, takut makhluk melebihi takut Allah=tanda kurang-paham); laa yafqahuun diterjemahkan 'tak mengerti' (akar f-q-h). Selaras.