وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَدْ تَعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ ۖ فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

Dan ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Wahai kaumku, mengapa kalian menyakitiku? Padahal, kalian sungguh mengetahui bahwa aku adalah utusan Allah kepada kalian.” Maka, ketika mereka berpaling, Allah memalingkan hati mereka. Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِwa-idz qaala muusaa li-qawmihidan ketika Musa berkata kepada kaumnya
  2. يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَدْ تَعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْyaa qawmi lima tu'dzuunanii wa-qad ta'lamuuna annii rasuulu llaahi ilaykum'wahai kaumku, mengapa kalian menyakitiku? Padahal, kalian sungguh mengetahui bahwa aku adalah utusan Allah kepada kalian'
  3. فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْfa-lammaa zaaghuu azaagha llaahu quluubahummaka ketika mereka berpaling, Allah memalingkan hati mereka
  4. وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَwa-llaahu laa yahdii l-qawma l-faasiqiinaAllah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik
Aplikasi

Konsekuensi berpaling dari kebenaran yang berulang: Musa bertanya mengapa kaumnya menyakitinya padahal tahu ia utusan Allah, 'ketika mereka berpaling, Allah memalingkan hati mereka'. Pola bahwa penolakan berulang terhadap kebenaran yang sudah diketahui bisa berujung pada pengerasan hati yang semakin sulit dipulihkan, peringatan agar tidak menunda respons terhadap kebenaran yang sudah jelas.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.