بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Milik-Nyalah segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِyusabbihu lillaahi maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardiapa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah
  2. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُlahu l-mulku wa-lahu l-hamdumilik-Nyalah segala kerajaan dan segala pujian
  3. وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌwa-huwa alaa kulli shay'in qadiirundan Dia berkuasa atas segala sesuatu
Aplikasi

Pembukaan At-Taghabun dengan otoritas menyeluruh: 'milik-Nyalah segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu', kombinasi kepemilikan (kerajaan), pengakuan (pujian), dan kekuasaan (berkuasa) yang saling melengkapi, gambaran otoritas total yang tidak terbagi dengan pihak mana pun.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga hamd pemakaian diteruskan ('segala puji/memuji' terjemahan lain konsisten; al-hamdu = al- istighraaq dipertahankan); pasangan belum-dibedah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid). of dhammahuu'; hamd ≠ madh (hanya utk yang bergantung kehendak); hamd ≠ shukr ('shukr is only on account of favour received; hamd… sometimes from other causes'; yang tertimpa musibah ber-alhamdulillaah, 'no worldly blessing'); hamiid = 'laudatus' dua-arah: praised AND praiseworthy.