يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ
Mereka saling melihat. Orang yang berbuat durhaka itu menginginkan sekiranya dia dapat menebus dari azab hari itu dengan anak-anaknya,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- يُبَصَّرُونَهُمْyubassaruunahummereka saling melihat
- يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِyawaddu l-mujrimu law yaftadii min adzaabi yawmi'idzin bi-baniihiorang yang berbuat durhaka itu menginginkan sekiranya dia dapat menebus dari azab hari itu dengan anak-anaknya
Aplikasi
Kesaksian visual tanpa bisa saling membantu: 'mereka saling melihat. Orang yang berbuat durhaka itu menginginkan sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya', ironi menyakitkan bahwa melihat orang terdekat tidak lagi membawa penghiburan, melainkan keinginan putus asa untuk mengorbankan mereka demi keselamatan diri sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.