وَأَنَّهُ تَعَالَىٰ جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا
Dan sesungguhnya keagungan Tuhan kami sungguh tinggi; Dia tidak beristri dan tidak beranak.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَنَّهُ تَعَالَىٰ جَدُّ رَبِّنَاwa-annahu ta'aalaa jaddu rabbinaa'dan sesungguhnya keagungan Tuhan kami sungguh tinggi'
- مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًاmaa ttakhadza saahibatan wa-laa waladan'Dia tidak beristri dan tidak beranak'
Aplikasi
Pengakuan teologis yang tegas dari jin: 'Mahatinggi keagungan Tuhan kami. Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak', penolakan eksplisit terhadap konsep antropomorfisme ilahi, kesaksian bahwa makhluk non-manusia pun mampu mencapai pemahaman teologis yang murni dan akurat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan pending. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.