وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّهِ شَطَطًا

Dan bahwa orang yang bodoh di antara kami dahulu mengucapkan yang melampaui batas terhadap Allah,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّهِ شَطَطًاwa-annahu kaana yaquulu safiihunaa alaa llaahi shatatan'dan bahwa orang yang bodoh di antara kami dahulu mengucapkan yang melampaui batas terhadap Allah'
Aplikasi

Pengakuan jujur atas kesalahan masa lalu kelompok sendiri: 'orang yang bodoh di antara kami dahulu mengucapkan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah', kejujuran mengakui bahwa ada elemen bermasalah dalam komunitas sendiri, bukan mengklaim kesempurnaan kolektif.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, q-w-l, s-f-h, a-l-h, sh-t-t): safiihunaa diterjemahkan 'orang bodoh di antara kami' (akar s-f-h); alaa llaah shatatan diterjemahkan 'terhadap Allah yang melampaui batas' (akar sh-t-t, dusta tentang Allah). Selaras.