ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنْشَرَهُ

Kemudian, apabila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنْشَرَهُtsumma idzaa shaa'a ansharahukemudian, apabila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya
Aplikasi

Kepastian kebangkitan sebagai puncak siklus: 'kemudian, apabila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya', penutup rangkaian proses hidup-mati-bangkit yang menegaskan kontrol penuh atas seluruh siklus eksistensi.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar sh-y-a, n-sh-r): thumma idhaa shaa'a ansharah diterjemahkan 'apabila menghendaki, Dia membangkitkannya' (akar sh-y-' + akar n-sh-r, inshaar: kebangkitan, puncak rangkaian penciptaan sbg bukti). Selaras.