Ayat 80:34

يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ

Pada hari manusia lari dari saudaranya,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِyawma yafirru l-mar'u min akhiihipada hari manusia lari dari saudaranya
Aplikasi

Putusnya ikatan sosial paling dasar: 'pada hari manusia lari dari saudaranya', gambaran mengejutkan tentang prioritas yang berubah total, hubungan yang biasanya kuat menjadi tidak relevan dalam menghadapi krisis personal.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar y-w-m, f-r-r, m-r-a, a-kh-w): yawma yafirru l-mar'u min akhiih diterjemahkan 'manusia lari dari saudaranya' (akar f-r-r + akar m-r-' + akar '-kh-w, putusnya semua ikatan di Hari itu, tanggung jawab individual). Selaras.

Ayat 80:35

وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ

Dan dari ibunya dan bapaknya,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَأُمِّهِ وَأَبِيهِwa-ummihi wa-abiihidan dari ibunya dan bapaknya
Aplikasi

Perluasan keterputusan ke orang tua: 'dan dari ibunya dan bapaknya', kelanjutan gambaran isolasi yang mencakup hubungan paling fundamental dalam kehidupan seseorang.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-m-m, a-b-w): wa ummihi wa abiih diterjemahkan 'ibunya & bapaknya' (akar '-m-m: umm=ibu; akar '-b-w). Selaras.

Ayat 80:36

وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ

Dan dari istrinya dan anak-anaknya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِwa-saahibatihi wa-baniihidan dari istrinya dan anak-anaknya
Aplikasi

Puncak keterputusan pada keluarga inti: 'dan dari istrinya dan anak-anaknya', daftar yang mencapai unit keluarga terdekat, menegaskan bahwa pada momen tersebut, fokus personal mengalahkan semua ikatan sosial betapa pun dekatnya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar s-h-b, b-n-y): wa saahibatihi wa baniih diterjemahkan 'istrinya & anak-anaknya' (akar s-h-b: saahibah, pendamping/istri; akar b-n-y, daftar menaik keintiman: saudara diterjemahkan orangtua diterjemahkan istri-anak, semua ditinggalkan). Selaras.

Ayat 80:37

لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِli-kulli mri'in minhum yawma'idzin sha'nun yughniihisetiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya
Aplikasi

Penjelasan alasan keterputusan ini: 'setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya', pengakuan bahwa bukan ketiadaan kasih sayang, melainkan urgensi personal yang begitu besar hingga mengalahkan perhatian terhadap orang lain.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').