ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ
Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak hidup.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰtsumma laa yamuutu fiihaa wa-laa yahyaakemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak hidup
Aplikasi
Kondisi siksaan yang paradoks: 'kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup', gambaran keadaan antara yang menyiksa, tidak ada kelegaan kematian maupun kenyamanan kehidupan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-w-t, h-y-y): thumma laa yamuutu fiihaa wa laa yahyaa diterjemahkan 'tidak mati & tidak hidup' (akar m-w-t + akar h-y-y, keadaan azab terburuk: tak-mati agar terus tersiksa, tak-hidup yang layak, cf. 20:74, 14:17). Selaras.