وَمَا يُغْنِي عَنْهُ مَالُهُ إِذَا تَرَدَّىٰ
Hartanya tidak mencukupkannya apabila dia telah binasa.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا يُغْنِي عَنْهُ مَالُهُ إِذَا تَرَدَّىٰwa-maa yughnii anhu maaluhu idzaa taraddaahartanya tidak mencukupkannya apabila dia telah binasa
Aplikasi
Ketidakberdayaan kekayaan pada momen krusial: 'hartanya tidak mencukupkannya apabila dia telah binasa', pengingat bahwa akumulasi material tidak memiliki nilai penyelamatan pada saat yang paling dibutuhkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di PENDING); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di PENDING). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').