إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dari Ahlulkitab dan orang-orang musyrik dalam api Jahanam, kekal di dalamnya; mereka itulah seburuk-buruk makhluk.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَاinna lladziina kafaruu min ahli l-kitaabi wa-l-mushrikiina fii naari jahannama khaalidiina fiihaasesungguhnya orang-orang yang kufur dari Ahlulkitab dan orang-orang musyrik dalam api Jahanam, kekal di dalamnya
- أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِulaa'ika hum sharru l-bariyyatimereka itulah seburuk-buruk makhluk
Aplikasi
Konsekuensi tegas bagi penolakan setelah kejelasan: 'orang-orang yang kufur dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (berada) dalam api Jahanam, kekal di dalamnya; mereka itulah seburuk-buruk makhluk', penilaian keras terhadap penolakan yang terjadi meski bukti telah tersedia jelas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-f-r, a-h-l, k-t-b, sh-r-k, n-w-r, kh-l-d, sh-r-r, b-r-a): inna lladhiina kafaruu.fii naari jahannama khaalidiina fiihaa ulaa'ika hum sharru l-bariyyah diterjemahkan 'seburuk-buruk makhluk' (akar k-f-r + akar kh-l-d + akar sh-r-r + akar b-r-', sharr al-bariyyah: ukuran keburukan=kufur-setelah-bukti, bukan asal-usul). Selaras.